Postingan

Menampilkan postingan dengan label Spesies

Gajah di Tesso Nillo (late post in 2012)

Gambar
COBALAH BERSAHABAT DENGAN "TESSO" Suatu perjalanan yang menyenangkan bisa mengunjungi salah satu taman nasional yang ada di provinsi Riau ini. Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) adalah salah satu sisa hutan dataran rendah yang menjadi tempat tinggal 60-80 ekor gajah dan merupakan kawasan konservasi gajah ( Elephas maximus sumatrensis ). Perjalanan sang gajah untuk menjelajahi "rumahnya" di dalam hutan kini tak sebebas dulu. Perusahaan-perusahaan yang mengepung taman nasional dan perambahan besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat semakin membatasi ruang gerak gajah untuk melakukan aktifitasnya terutama wilayah untuk mencari makan. Hutan luas yang dulunya tempat tinggal gajah menjadi semakin terbatas sehingga gajah mulai masuk ke HTI dan perkebunan masyarakat. Konflik berlapis terjadi ketika gajah yang mencari makan ke kebun masyarakat mendapat perlawanan dari masyarakat sehingga menimbulkan korban baik berupa materi maupun korban nyawa. Tidak sediki...

The Incredible of Pulai

Gambar
Pulai ( Alstonia scholaris ) is one of kind trees that have many value and usefulness. This species native from tropical and subtropical region specially in southeast Asia. Pulai trees are used in traditional medicine. The bark of the Pulai is a source of a remedy against malaria, toothache, rheumatism and snake bites. The latex is used in treating coughs, throat sores and fever. The Incredible of this species (IMO) because It have uniq transform from seed, seedling, and then it’s growth until be a big trees (maybe 50 or 60 meter) after many years. It’s so unbelievable! Subhanallah... Biji Pulai Kecambah Pulai Bibit Pulai (anakan) Pulai Dewasa (tingginya sekitar 30 meter) Source: many web and my collection pict
Gambar
POHON SIALANG RUMAH MADU Ketika singgah di Propinsi Riau terdapat banyak hal yang baru dan amat sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah keberadaan Pohon Sialang. Pohon ini adalah tempat lebah membuat sarang, uniknya pohon ini yaitu jumlah lebah yang bersarang tidak hanya satu sarang tapi bisa mencapai puluhan sarang dalam satu pohon. Madu yang dihasilkan bisa mencapai 50 kg/panen. Masyarakat sekitar TN. Tesso Nilo memanfaatkan Pohon Sialang ini untuk dikonsumsi dan dijual. Pemanfaatan madu sialang diatur secara adat, sehingga tidak setiap orang bebas untuk mengambil madu. Masyarakat bekerjasama dengan mitra terkait untuk memasarkan produk madu sialang. Pohon Sialang dikelilingi oleh kepung sialang yang berfungsi sebagai pelindung. Pohon Sialang yang relatif tinggi dengan sarang madu yang cukup banyak menyebabkan pohon ini rawan terhadap angin sehingga perlu pelindung. Info mengenai sialang bisa dilihat di web pohon sialang atau www.wwf.or.id/berita_fakta/berita_fakta/?5721/Panen...