Postingan

Menampilkan postingan dengan label Gerbong Wanita

Cerita di Gerbong Wanita (Part-2)

Gambar
Masih cerita soal pengalaman menjadi pelanggan setia commuter line (CL) khususnya di gerbong wanita. Kali ini soal tempat duduk prioritas, seperti yang tertulis di setiap gerbong bahwa kursi prioritas yang terletak di setiap ujung gerbong kereta dikhususkan untuk 4 prioritas penumpang, yaitu :  Lansia (batasan umur tidak jelas, apakah orang tua renta atau yang sudah berkeriput sedikit masuk  golongan ini?) Penyandang cacat (sudah jelas) Ibu dengan balita (balita itu bayi lima tahun jadi kalau lebih dari lima tahun sudah tidak masuk prioritas) Ibu Hamil (dengan kondisi perut yang sudah terlihat membuncit secara signifikan, bagi yang belum terlihat buncit masih harus berjuang jika ingin mendapatkan tempat duduk) Banyak kejadian pada poin ketiga (prioritas ibu dan balita) yang sepertinya perlu diperjelas. Memang sudah naluri kalau seorang ibu selalu ingin melindungi, memberikan yang terbaik dan menomor-satukan anaknya. Seringkali ibu yang menggunakan CL membawa serta ...

Hukum Rimba ala Gerbong Kereta "Wanita"

Gambar
Selamat siang..... Setelah merasakan 6 bulan menjadi comutter liner setia hampir tiap hari bolak balik Bogor - Jakarta rasanya itu....."luarrr biasa". Semua kejadian menyenangkan, menjengkelkan, menyebalkan, mengharukan, menyedihkan, membosankan, etc bisa dirasakan disini, lebih spesial lagi jika menumpang di gerbong "khusus wanita". Kenapa harus naik gerbong wanita? karena kalau sedang jam sibuk dan jumlah penumpang membludak hingga desak-desakan maka lebih nyaman berdesakan dengan ibu-ibu (sama anaknya) kan daripada sama bapak-bapak dan sejenisnya. Kelebihan yang lainnya adalah.....*mikir*....sorry belum ketemu...hehe. Sekarang beralih ke bagian yang menyebalkan dan menjengkelkan dari naik comline gerbong wanita; Rebutan naik kereta saat penumpang yang di dalam kereta belum turun. Ini sangat menyebalkan!  terutama emak-emak rusuh yang dengan sekuat tenaga mendorong penumpang yang akan keluar karena takut ga kebagian tempat duduk maka terjadilah aksi sali...